Jumat, 10 Oktober 2014

FILM : ANNABELLE



Oktober ini begitu banyak film-film yang layak untuk ditonton. Salah satunya film dengan genre horror, dengan pemeran utama boneka yang seharusnya sangat menggemaskan tapi sayang sang produser telah mengukir mind-set para penonton bahwa dia antagonis dan mengerikan. ‘Annabelle’ film yang tayang di bioskop-bioskop kesayangan anda sejak tanggal 3 Oktober kemarin, hingga saat ini kursi penonton selalu terpenuhi disetiap jam-jam tayangnya. Memang layak dijadikan box office melihat kuantitas penontonnya. 

Malam jum’at memanglah hari yang diciptakan untuk para makhluk astral yang ingin eksis, hingga biasanya menjadi malam yang berbau mistis. Ku jadikan hari itu untuk menonton film yang tak kalah mistisnya. Dan bagi kalian yang penasaran dengan jalan kisahnya Annabelle, ini aku ceritakan secara singkat ya teman-teman… 



"Kau yang memiliki Jiwamu dan kaulah yang dapat mengendalikannya"
Berawal dari keluarga kecil yang sedang berbahagia menunggu kedatangan buah hati menjadi warga bumi. John dan Mia, sebuah keluarga yang sangat harmonis. John seorang dokter yang sedang menyelesaikan tugas akhirnya untuk meraih dokter spesialis. Dan Mia, seorang ibu rumah tangga yang hoby menjahit dan menonton televise. Kehidupan rumah tangga mereka seperti tak pernah ada pertengkaran yang besar. Selain itu juga pasangan yang taat pergi ke gereja disetiap Minggunya. 
Kado boneka Annabelle dari John

Keadaan mulai berubah saat John memberi hadiah sebuah boneka mungil, yang telah lama dicari oleh Mia sebagai pengkolektor boneka. Malam itu, John dan Mia terlelap dalam keheningan malam. Tiba-tiba mendengar teriakan tetangga yang berada disamping rumahnya. Lalu Mia menyuruh John untukmenelpon polisi. Tapi tidak untuk John, dia lebih memilih untuk melihat dan pergi kerumah tetangganya. Saat itu pula John keluar dengan lumuran darah dan menyuruh Mia segera menelpon 911. Tanpa disadari, dia telah dikelilingi keluarga Higgins dan putrinya yang siap untuk menusuk dirinya. Tapi beruntung Mia hanya tertusuk di bagian perutnya dan polisi menembak Higgins dan putrinya, yang saat itu membawa Annabelle di pangkuannya dengan lumuran darah. 

Hari mulai berlalu dan kejadian itu telah ditangani oleh polisi. Kehidupan John dan Mia mulai kembali normal. Tapi tidak untuk Mia, baginya trauma itu masih membekas dibenaknya. Mia parno dengan kejadian-kejadian yang ada. Hingga kejadian ganjal terjadi lagi dikediaman Mia, saat John pergi untuk bertugas sebagai dokter dan saat itu pula Mia sendiri menjahit dengan televise volume keras. Membuat suara kompor yang nyala dengan sendirinya dan tanpa jagung popcorn  terus menyala. Hingga kobaran api mulai memenuhi dapur Mia. Saat itu Mia mulai menyadari ada bau asap. Sesegara mungkin dia pergi ke dapur, dan dengan perasaan terkejut serta ketakutan dia berlari keluar untuk meminta pertolongan. 

Hari bahagiapun datang. Satu bayi mungil, lucu dan menggemaskan lahir di bumi ini. Leah nama yang dipilih sebagai doa bagi buah hati John dan Mia. Setelah kelahiran Leah dan kesehatan Mia mulai pulih kembali, mereka akhirnya memutuskan untuk pulang kerumah. Lalu Mia mulai mengutarakan keinginannya untuk pindah dari rumah terkutuk itu serta membuang boneka petaka tersebut. Tanpa pikir panjang akhirnya John segera menyetujui keinginan istri tercintanya. Hingga tinggallah mereka di sebuah apartemen kecil di California.

Pindah rumah memang hal yang paling membosankan, karena kita kita harus memindahkan barang-barang yang penting dari tempat lama ke tempat baru. Hal itulah yang dilakukan mereka berdua, apalagi ditambah dengan Leah yang sedikit rewel membuat mereka sedikit kerepotan. Namun tiba-tiba tanpa disadari disatu kerdus terakhir mereka, muncullah Annabelle di wajah kusamnya. Dengan heran Mia mengeluarkannya dan bertanya pada John “John, bukankan boneka ini sudah kau buang?” Dengan tegas pula John menjawab dan menawarkan kepada Mia untuk membuang untuk kali kedua. Tapi Mia menjawab “Tidak John, ini kau beri sebagai hadiah untukku dan sepertinya dia cocok berada di rak sini” dengan melupakan semua kejadian di rumah lalunya Mia menjadikan Annabelle pajangan disalah satu rak bonekanya. 

 Boneka Annabelle kembali ke rak koleksi Mia
Hal-hal mengerikan mulai menjumpai Mia lagi, mulai dari gambaran anak kecil penghuni apartemen itu yang berisi kronologi terjadinya kecelakaan Leah. Tapi tidak bagi John, ia menganggap bahwa hal semacam itu hanya imajinasi anak-anak yang tersalurkan lewat gambaran. Hingga John membawa Mia ke psikiater. Lalu hari berganti hari kejadian yang tak masuk akal mulai menhantui Mia dan anaknya. Hingga ia menemukan sahabat yang jauh lebih tua darinya nyonya Evelyn. Pemilik kios toko buku tua yang telah kehilangan anaknya saat ia mengendarai mobil bersamanya. 

Hari-hari Mia mulai disibukkan dengan rasa keingintahuannya tentang siapa sebenarnya keluarga Higgins dan sekte pemuja setan yang telah menghantuinya. Polisi yang menangani kejadian pembunuhan di rumah lamanya mulai dihubungi kembali. Hingga Mia menemukan satu tanda garis ‘A’ yang pernah menjadi luka di pergelangan tangannya yang kemudian hilang tanpa bekas. Lalu ia membaca buku-buku kuno yang dia pinjam dari Evelyn dan menceritakan semuanya padanya. Tibalah satu malam saat Mia sendiri di apartemen dengan hanya ditemani Leah, tiba-tiba Annabelle muncul dan membuat gaduh dengan tampang misterinya. Untunglah tak lama kemudian John datang dan semua menjadi normal. Mia mulai geram dengan kejadian aneh tersebut, akhirnya John memanggil Romo Perez yang dianggapnya bisa mengatasi semua itu. Romo Perez membawa Annabellele ke gereja dengan harapan kekuatan gaib yang ada didalamnya. Tapi sampai didepan pintu Perez terlempar dari pintu gereja hingga kejalanan oleh iblis terkutuk.

Annabelle menghantui Mia dan Leah
Mia masih disibukkan dengan kisah misteri sekte pemuja setan yang menginginkan jiwa seseorang itu. Tanpa dia tahu kejadian apa yang dialami oleh Romo Perez. Sampai saat John bertemu dengan dua biarawati di rumah sakit yag sedang menunggu seseorang yang sakit. Akhirnya John menghampiri dan ternyata Romo Perez adalah orang yang ditunggu kedua biarawati tersebut. Lalu Romo Perez menceritakan kejadian-kejadian dan apa yang diinginkan oleh iblis itu serta menyuruhnya menemui Mia yang nyawanya sedang terancam. 

Tanpa diketahui John keadaan apartemen mulai memburuk, mulai signal yang hilang saat John menelpon Mia untuk tidak keluar rumah hingga tangisan Leah mulai memecah kegelisahan Mia. Dia mencari kesana kemari gadis mungil itu. Tapi tak terlihat batang hidungnya sedikitpun. Yang ia dengar hanya tangisan dan tangisan. Tak lama kemudian Evelyn menghampiri Mia dan memintanya untuk keluar dari apartemennya, dan saat didaun pintu Evelyn terlempar oleh iblis terkutuk. Mia kembali mencari diamana Leah bersembunyi, hingga ia melihat Annabelle terduduk dikursi goyang, dan dengan geram Mia bertanya padanya, “Apa yang kau inginkan dariku??!!!! Tulisan “Your Soul” adalah jawaban dari pertanyaannya. Lalu tak piker panjang Mia mulai berniat untuk terjun keluar jika itu membuat Leah kembali. Dan saat itu pula John dan Evelyn sampai dibelakang Mia yang mulai berkata-kata perpisahan. Tapi untunglah tindakan Mia digagalkan John yang kemudian menariknya dari belakang. Tapi saat itu pula pengorbanan sahabat diberikan dengan ketulusan hati, Evelyn bersedia menggantikan jiwa Mia yang diinginkan oleh iblis Annabelle. Setelah kematian Evelyn semua berjalan normal tanpa ada hal aneh yang mengganggu keluarga John dan Mia.  
The End….. :)

Tidak ada komentar: